Inflasi Tahunan RI Sentuh 2,75 Persen, Ini Biang Keroknya

Iqbal Dwi Purnama
ilustrasi inflasi RI tahunan capai 2,75 persen (freepik)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan pada bulan Februari 2024 sebesar 2,75 persen. Angka ini bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya atau Februari 2023.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah melaporkan beberapa secara umum inflasi pada bulan Februari 2024 lalu dikontribusikan oleh adanya inflasi di sektor makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi 1,00 persen dan memberikan andil inflasi pada Februari lalu sebesar 0,29 persen.

Lebih lanjut, Habibullah merinci tingginya inflasi pada di sektor makanan ini disumbangkan oleh naiknya harga beras hingga cabai dan komoditas bahan pangan lain yang terjadi beberapa waktu kebelakang.

Kenaikan harga beras menjadi kontributor utama sebagai penyumbang inflasi di sektor makan, kenaikan harga beras memberikan andil inflasi sebesar 0,21 persen, disusul komoditas cabai yang memberikan andil inflasi sebesar 0,9 persen.

Selain itu, bahan pangan lain seperti telur ayam ras juga memberikan andil inflasi sebesar 0,3 persen, hal ini juga diikuti oleh naiknya harga daging ayam ras dan memberikan andil inflasi sebesar 0,02 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Bos Danantara Bertemu Pimpinan Moody’s di AS, Tegaskan Stabilitas Ekonomi RI

Megapolitan
7 hari lalu

Pedagang Curhat Kerap Dibebankan terkait Pergerakan Harga, Minta Bantuan Pemerintah

Nasional
7 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
11 hari lalu

Purbaya soal Utang RI Rp9.637 Triliun: Pilih Mana, Balik ke 1998 atau Ekonomi Selamat?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal