Infrastruktur Listrik Tenaga Surya Butuh Dukungan Pemerintah

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Salah satu kendala dalam memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT) adalah pembiayaan. Untuk itu, diperlukan regulasi dan dukungan dari lembaga keuangan dalam membangun infrastruktur seperti pada energi listrik tenaga surya.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa meminta pemerintah mencari solusi mengenai pendanaan untuk panel surya atap (rooftop). Ini karena investasi panel surya membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Menurut Fabby, seharusnya pemerintah bisa menggandeng lembaga keuangan untuk memberikan pinjaman kepada konsumen yang ingin memasang panel surya di atap. "Saat ini ada 37 juta pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Jawa Bali. Dari jumlah tersebut 13 persen atau 4,8 juta yang tertarik memakai panel surya atap," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/10/2018).

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian ESDM Harris menyatakan, pemerintah tengah menyiapkan regulasi agar panel surya diminati perbankan. Aturan ini akan mengatur mengenai siapa yang dapat memasang panel surya atap, izin operasi, dan aturan ekspor-impor, dan harga ekspornya.

"Adapun, yang boleh memasang adalah konsumen PLN rumah tangga, industri, sosial, pemerintahan, dan sektor bisnis. Kami juga nanti rumuskan skema pembiayaannya seperti apa," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
9 hari lalu

Bahlil Rombak 19 Pejabat Eselon II Kementerian ESDM, Penerbitan Izin Tambang Diperketat

Nasional
9 hari lalu

RDMP Balikpapan Resmi Beroperasi, SPBU Swasta Beli Solar dari Pertamina

Nasional
12 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Nasional
20 hari lalu

Bobibos bakal Jalani Uji Teknis Bahan Bakar Nabati usai Bertemu ESDM

Nasional
21 hari lalu

ESDM: Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia Bukan Cuma untuk BBM, Industri Kebagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal