Inggris Keluar dari Jurang Resesi, Ekonomi Tumbuh 0,6 Persen di Kuartal I 2024

Aditya Pratama
Ekonomi tumbuh 0,6 persen pada kuartal I 2024 sekaligus membuat Inggris keluar dari resesi. (Foto: Reuters)

Wakil Kepala Ekonom Inggris di Capital Economics, Ruth Gregory menuturkan, hal ini menunjukkan bahwa Bank of England tidak perlu terburu-buru menurunkan suku bunga. 

"Penurunan suku bunga pertama pada akhirnya akan ditentukan oleh angka lapangan kerja dan inflasi yang akan datang," ucap Gregory.

Menurut Kantor Statistik Nasional (ONS), pertumbuhan pada awal tahun ini dipimpin oleh sektor jasa, yang mencakup sektor-sektor seperti perhotelan, seni dan hiburan, dan kemungkinan besar terbantu oleh perayaan Paskah di bulan Maret.

Meski perekonomian secara keseluruhan kembali tumbuh, banyak orang mungkin tidak merasa lebih baik. Saat dampak inflasi dan pertumbuhan penduduk dihilangkan, pertumbuhan per kapita masih lebih rendah 0,7 persen dibandingkan tahun lalu.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Prabowo Tegaskan Neoliberal Tak Cocok di RI: Pertumbuhan Harus Disertai Pemerataan

Nasional
3 hari lalu

Purbaya soal Defisit APBN Melebar: Saya Bisa Buat 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-marit

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Lapor APBN 2025 Defisit Rp695 Triliun, Dekati Batas Aman

Makro
10 hari lalu

Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh Stabil 5% di 2026, Daya Beli Jadi Sorotan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal