Inggris Potong PPN untuk Dorong Minat Belanja Masyarakat

Djairan
Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengumumkan akan memotong Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berbagai produk konsumer. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak mengumumkan akan memotong Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berbagai produk konsumer. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 dengan mendorong kembali konsumsi masyarakat.

“Saya telah memerintahkan para pejabat untuk menyiapkan opsi-opsi untuk mengurangi pajak penjualan, termasuk pengurangan tingkat informasi utama, bahkan mungkin bisa menghilangkan pajak pada beberapa produk lokal,” ujar Sunak dikutip dari Reuters Minggu (21/6/2020).

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah Inggris akan mulai memberlakukan penurunan PPN pada awal Juli mendatang. Sebelumnya, Inggris sudah pernah melakukan pemotongan PPN pada 2008 selama krisis keuangan global saat itu. 

Sunak sebelumnya menerima masukan dari berbagai pihak mengenai kebijakan tersebut. Langkah ini diambil pertama-tama untuk melihat seberapa jauh pengaruhnya terhadap nilai konsumsi masyarakat dalam aktivitas jual beli di pasar.

Langkah Sunak tersebut juga akan diikuti oleh pemerintah Jerman, yang akan melakukan hal serupa mulai 1 Juli 2020 untuk enam bulan ke depan. Untuk diketahui, ekonomi Inggris menyusut sebesar 20,4 persen pada April 2020. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
13 hari lalu

Purbaya usai Cek Pasar Tanah Abang: Daya Beli Masih Ada, Kita Jauh dari Krisis

Internasional
17 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
19 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
20 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal