Investasi di Daerah Ungguli Pulau Jawa, Ini Wilayah Paling Diminati

Suparjo Ramalan
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi di luar Jawa pada kuartal III 2020 mencapai Rp110,4 triliun. (Foto: Sindoews)

Imam menyebutkan daerah non-Jawa semakin memiliki daya tarik bagi investor. Hal itu karena infrastruktur yang sudah dibangun di periode pertama pemerintahan Presiden Jokowi. Bahkan, pemerintah terus melakukan pembangunan infrastruktur di luar Jawa. 

Pemerintah terus mengambil langkah strategis untuk menarik investor agar melakukan kegiatan usahanya di luar Jawa. Salah satunya dengan perlakuan khusus melalui pemberian insentif fiskal yang lebih besar dibandingkan jika investor melakukan usahanya di Jawa.

“Misal investor yang melakukan kegiatan usahanya di Jawa, bisa kita kasih insentif fiskal selama 10 tahun. Tapi jika investasinya di luar Jawa, pemerintah bisa berikan insentif fiskal sampai 15 tahun. Perlakuan khusus ini perlu dilakukan, agar investor mempertimbangkan membuka usahanya di luar Jawa. Jangan fokus di Jawa saja,” katanya. 

Berdasarkan data yang ada di Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) BKPM, pada periode kuartal III tahun 2020, Provinsi Jawa Barat masih menjadi lokasi yang paling diminati para investor dengan membukukan realisasi investasi sebesar Rp28,4 triliun atau 13,6 persen dari total capaian realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). 

Sementara provinsi di luar Jawa yang menjadi lokasi yang paling diminati investor, yaitu Riau dengan nilai realisasi investasi Rp13 triliun atau 6,2 persen dari total capaian realisasi investasi pada periode kuartal III tahun ini. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Bisnis
1 hari lalu

Ramadan Produktif bersama MNC Sekuritas Siang Ini, Ngulik Saham Syariah: Halal, Cuan dan Aman

Keuangan
2 hari lalu

Saksikan MNC Sharia Investment Festival 2026: Strategi Reksa Dana yang Tepat di IG Live MNC Sekuritas!

Bisnis
2 hari lalu

Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?

Nasional
5 hari lalu

RI Teken Perjanjian Tarif AS, Bahlil: Perusahaan yang Mau Investasi Tetap Hormati Aturan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal