Izin Usaha hingga Insentif Jadi Penyebab Utama RI Tak Dilirik Investor

Isna Rifka Sri Rahayu
Investor asing berpikir dua kali untuk menanamkan modal di Indonesia karena proses izin yang panjang hingga insentif yang tidak menarik. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Bank Dunia dalam risetnya melaporkan, ada 33 perusahaan China yang merelokasi usahanya ke berbagai negara Asia. Namun, tidak ada satupun perusahaan tersebut yang memilih Indonesia untuk menanamkan modalnya.

33 perusahaan di China tersebut masuk ke Vietnam sebanyak 23 perusahaan. Sementara sisanya menyebar ke Kamboja, Thailand dan Malaysia.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, Indonesia masih belum memiliki iklim investasi yang mumpuni di sektor manufaktur. Hal ini yang membuat Indonesia kurang menarik di mata investor asing dibandingkan negara tetangga.

"Perbedaan antara iklim investasi manufaktur di Indonesia dan Vietnam karena rezim perizinan dan insentif di Indonesia yang kurang menarik serta terputus dari rantai pasok global," ujarnya kepada iNews.id, Sabtu (7/9/2019).

Penyebab utamanya ialah proses perizinan di Indonesia yang masih rumit membuat investor enggan mendatangi Indonesia. Pasalnya, sistem perizinan Indonesia antara pemerintah pusat dan daerah masih belum terintegrasi seperti di Vietnam.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Buletin
19 jam lalu

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung Proyeksi Ekonomi Indonesia

Nasional
2 hari lalu

Bank Dunia Sebut Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Tekanan Harga Energi Global

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Ekonomi Melambat: Dia Sudah Dosa Besar

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah bakal Bangun Water Taxi di Bali Senilai Rp1,21 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal