Jaga Inflasi Tetap Rendah, Menko Darmin Akan Tambah 10 TPID

Ade Miranti Karunia Sari
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id/Ade Miranti)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus mewaspadai ketidakpastian global dan faktor internal yang bisa memengaruhi ekonomi nasional, terutama terhadap pergerakan inflasi. Untuk itu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) berkoordinasi dengan mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua TPID Darmin Nasution mengatakan, pihaknya telah membentuk 532 TPID yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia. Kini, tim akan disebar di 10 daerah lain sehingga upaya pemerintah untuk menekan inflasi bisa optimal ke depannya.

Darmin menambahkah, pemerintah telah mematok target inflasi pada 2021 di kisaran 3 persen. Karena itu, pembentukan TPID di daerah menjadi penting untuk berkoordinasi langsung dengan Pemda.

"Bahwa presiden dan hadirin sekalian sasaran inflasi tahun 2019 sampai 2021 telah ditetapkan pemerintah setelah berkoordinasi dengan Bank Indonesia yaitu 3,5 persen tahun 2019, 3 persen tahun 2020 dan 3 persen tahun 2021 dengan masing-masing deviasi sebesar 1 persen," ucapnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (26/7/2018).

Selain itu, TPID juga sedang menyusun peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi 2019-2021. Darmin menyampaikan, perekonomian global masih dalam kondisi penuh ketidakpastian dan bergerak menuju keseimbangan baru. Untuk mencapai target-target pembangunan nasional, pemerintah tak hanya merancang program untuk mengejar proyeksi pertumbuhan yang tinggi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

57 tahun lalu

Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal