Jepang Tak Lagi Jadikan RI Prioritas Investasi, Ini Kata Kepala BKPM

Rahmat Fiansyah
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia (kanan) saat menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii (kiri) di Jakarta, Selasa (12/11/2019). (Foto: Humas BKPM)

Dia mengungkapkan investor Jepang awalnya menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama investasi. Namun, Indonesia digeser beberapa negara lain seperti Vietnam. Kondisi itu terjadi lantaran banyak investor Jepang yang terkendala masalah regulasi, izin, dan perpajakan.

Berdasarkan data BKPM, Jepang merupakan investor terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura. Investasi dari Jepang dalam sepuluh tahun terakhir mencapai 31 miliar dolar AS.

Sepanjang Januari-September 2019, investasi Jepang di Indonesia didominasi sektor migas dan ketenagalistrikan (58,1 persen), diikuti sektor otomotif dan transportasi (13,7 persen), perumahan, kawasan industri, dan perkantoran (12,6 persen), industri karet dan plastik (2,5 persen), dan lain-lain (10,1 persen).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

57 tahun lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri: untuk Menjaga Daya Saing dan Lapangan Pekerjaan

57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri ke 13 Dolar AS per MMBTU, Pelaku Usaha Bernapas Lega

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal