JK: Dari 5 Direksi PLN, 4 Masuk Penjara

Rully Ramli
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) berkomentar tentang pejabat PT PLN (Persero) yang terjerat masalah hukum. Dari lima pejabat sebelumnya, empat Direksi disebut masuk jeruji besi.

“Asosiasi pengusaha harus hati-hati hadapi. Dari lima direksi PLN, empat masuk penjara," ujarnya JK di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Dia menyatakan, para pemangku kepentingan memang harus berhati-hati dalam merealisasikan proyek kelistrikan. Namun, jangan sampai proyek berskala strategis dan penting ini menjadi molor karena kekhawatiran yang berlebih.

"Saya paham listrik ini sesuatu yang harus hati-hati tapi lama-lama jadi ketakutan. Penting, tapi takut,” ujar JK.

Karena itu, keterlibatan penegak hukum menjadi sangat penting untuk membahas koridor-koridor aturan yang sesuai dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan. Dengan begitu, swasta dan PLN sebagai offtaker dan penyalur listrik bisa menjalankan pembangunan dengan baik.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos PLN Ungkap Harga Listrik PLTS Bisa Lebih Mahal gegara Hal Ini

57 tahun lalu

Cegah Pemadaman Bergilir, PLN Dapat Tambahan Batu Bara 3 Juta Ton per Bulan

57 tahun lalu

Prabowo di HUT Polri: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik, Jangan Ada Kriminalisasi

57 tahun lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal