Jokowi: Potensi Aset Wakaf di Indonesia Rp2.000 Triliun per Tahun

Fahreza Rizky
Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro Pers Setpres/Muchlis Jr)

"Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia sudah saatnya kita memberi contoh praktik pengelolaan wakaf yang transparan, kredibel, profesional dan bisa dipercaya dan memiliki dampak produktif bagi kesejahteraan ekonomi umat," katanya.

Gerakan wakaf uang ini juga diharapkan memberi pengaruh signifikan pada upaya menggerakan sektor ekonomi nasional, khususnya di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Jokowi berujar, ekonomi syariah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. 

Pengembangan ekonomi syariah juga dijalankan oleh negara lainnya seperti Jepang, Thailand, Inggris hingga Amerika Serikat. Karena itulah, Jokowi ingin Indonesia menangkap peluang ini dengan mendorong percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

"Akhir kata dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya luncurkan, saya resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah pagi hari ini," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Kubu Rismon Sianipar Bantah Sebut JK Danai Isu Ijazah Jokowi: Itu Hoaks AI

Buletin
6 hari lalu

Dubes Iran Temui Jokowi, Bahas Perdamaian dan Sampaikan Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Nasional
6 hari lalu

Rismon Sianipar Selangkah Lagi Dapat SP3, Seluruh Pihak Sepakat Damai

Nasional
6 hari lalu

Dubes Iran Boroujerdi Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal