"Silakan Dinasnya mengajukan ke kami bantuan apa saja yang dibutuhkan untuk meningkatan produksi jagung," ujar Rahmanto.
Rahmanto menuturkan, pihaknya juga terus mengupayakan harga jagung tetap stabil. Menurutnya, penyebab anjloknya harga jagung salah satunya karena petani tidak bisa menyimpan lama. Pedagang juga ada keterbatasan untuk menyimpan juga sehingga belinya terbatas atau bahkan menyewa gudang sehingga menambah biaya produksi.
"Keluhan-keluhan dari para petani akan kami respon dan kami bicarakan terus di tingkat pusat supaya harga ini bisa menguntungkan dan ada semangat dari petani untuk tetap berbudidaya jagung," tutur Rahmanto.