"Kenaikan dari tahun 2019 ke 2020 itu sampai 40 persen. Kalau kita lihat di 2020 adalah kondisi di mana sebenarnya pandemi Covid-19 membuat kontraksi penjualan kendaraan secara global sebesar 15 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi EV malah naik," tuturnya.
Menurut dia, kontribusi penjualan EV terbesar berasal dari tiga negara yaitu Norwegia, China, dan AS. China naik 5 persen dibandingkan tahun 2019, Eropa menguat rata-rata 10 persen, dan Amerika Serikat naik 4 persen.
"Yang menarik sebenarnya Norwegia. Penjualan kendaraan listrik di Norwegia mencapai 54,3 persen pada 2020 dari sebelumnya hanya 1 persen pada tahun 2011. Bahkan, Norwegia akan melarang penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil pada tahun 2024. Ini adalah sebuah hasil konsistensi kebijakan dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan listrik," ucapnya.
Dia menambahkan, hingga hari ini, sudah ada 17 negara yang telah menetapkan untuk tidak lagi atau tidak mengizinkan penjualan kendaraan berbasis bahan bakar fosil. "Jadi mereka sudah mempunyai rencana untuk melakukan itu. Tentunya penggunaan kendaraan listrik akan menurunkan emisi gas rumah kaca," tuturnya.