Kemenperin Serap Garam Lokal 1,5 Juta Ton di 2021

Aditya Pratama
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Ist)

"Kebutuhan impor meningkat karena ada tambahan investasi pada industri pengguna garam. Selain itu, terdapat peningkatan kebutuhan dari industri yang sudah ada," tandasnya.

Agus menyampaikan, total kebutuhan garam bagi sektor industri di tahun 2021 mencapai sekitar 4,6 juta ton. 

Kebutuhan terbesar ada pada industri makanan dan minuman, industri farmasi, industri kimia, serta industri pul dan kertas. “Pemenuhan kebutuhan bahan baku dan bahan penolong garam  impor mampu menciptakan nilai tambah bagi sektor-sektor tersebut,” tegasnya.

Industri kimia misalnya, mengimpor garam senilai SD 54,8 juta dan mampu menciptakan nilai tamh dalam bentuk ekspor senilai USD 12,5 miliar. Begitu juga dengan Industri Makanan-Minuman yang mengimpor garam senilai USD 19,2 untuk bahan baku dan penolong industrinya, mampu mengekspor produk sektornya senilai USD 31,1 miliar.

Karenanya, Agus menambahkan, agar penyerapan garam rakyat dapat terus meningkat dan sektor industri mendapatkan jaminan pemenuhan bahan baku, perlu sinergi yang baik untuk meningkatkan kualitas garam produksi lokal. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 hari lalu

Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya

2 bulan lalu

Kebiasaan Orang Indonesia Makan Pakai Kecap Manis, Menkes Ingatkan Risiko Hipertensi

2 bulan lalu

Kecap Manis Ternyata Tinggi Garam, Menkes: 4 Sendok Makan Sudah Lewat Batas WHO

2 bulan lalu

Berapa Banyak Gram Garam Dibutuhkan Tubuh Manusia? Begini Kata Pakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal