Kementan Tinjau Irigasi, Embung dan Sawah Organik di Yogyakarta

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Kementan)

"Semua uang bantuan dibelikan bahan material. Dan untuk tenaga kerja semua swadaya dari petani. Sehingga hasilnya lebih bagus," ujar Andi.

Di lokasi kedua, Dirjen Sarwo Edhy meninjau embung di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY. Embung dengan luas 25x26 meter dengan kedalaman 2,5 meter ini merupakan bantuan Kementan tahun anggaran 2017. Air yang mampu ditampung mencapai 1200-1500 meter kubik.

"Embung ini bisa mengairi areal sawah di sekitarnya hingga 50 hektare. Di sini kebetulan ada 4 kelompok tani yang memanfaatkan embung ini," ujar Indarto, salah satu Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Berikutnya, Dirjen Sarwo Edhy menyambangi Desa Bungkirsari, Cangkringan, Sleman, DIY. Di sini terdapat areal sawah organik yang dikelola Tani Organik Merapi (TOM). Di lahan seluas 5 hektare ini ditanami padi dan sayuran organik.

"Dulu kami hanya menanam sayuran organik, tapi sekarang merambah padi organik. Karena permintaannya di daerah sini sudah lumayan. Supermarket juga sudah menerima produk kami," ujar Untung, Koordinator TOM.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
3 bulan lalu

Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?

Nasional
4 bulan lalu

Pemerintah bakal Kucurkan Rp300 Triliun untuk KUR Pertanian di 2026

Nasional
4 bulan lalu

Airlangga Ungkap Tanah Merauke Baik untuk Pertanian, Lebih Unggul dari Australia

Nasional
4 bulan lalu

Prabowo Bangga RI Capai Swasembada Pangan: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal