Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde. (Foto: AFP)
Aditya Pratama

FRANKFURT, iNews.id - Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) menyampaikan bakal menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada Juli 2022. Kenaikan pertama kalinya setelah 11 tahun ini untuk mengendalikan inflasi yang melonjak di wilayah Eropa 

Mengutip BBC, ECB juga berencana untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut yang direncanakan pada akhir tahun ini. Bank sentral juga berencana untuk mengakhiri program stimulus pembelian obligasi pada 1 Juli mendatang. 

"Inflasi tinggi merupakan tantangan besar bagi kita semua. Dewan pemerintahan (ECB) akan memastikan bahwa inflasi kembali ke target 2 persen dalam jangka menengah," tulis pernyataan ECB dikutip, Jumat (10/6/2022).

Suku bunga acuan ECB saat ini di -0,50 persen dan bisa kembali ke nol atau lebih pada akhir September. Terakhir kali bank sentral menaikkan suku bunga di Eropa adalah pada tahun 2011.

ECB menilai bahwa inflasi Mei naik signifikan karena energi dan harga pangan yang melonjak. Bank sentral telah menaikkan perkiraan inflasi tahunan tahun ini menjadi 6,8 persen, sebelum melambat menjadi 3,5 persen pada 2023 dan 2,1 persen pada 2024.

ECB juga memangkas perkiraan pertumbuhan untuk Eropa dari 3,7 persen menjadi 2,8 persen untuk 2022, dan dari 2,8 persen menjadi 2,1 persen untuk 2023.

Presiden ECB Christine Lagarde menuturkan, inflasi akan tetap meningkat dalam beberapa waktu. Dia menyebut, harga energi naik hampir 40 persen dari tahun sebelumnya. Sementara, harga pangan naik 7,5 persen pada Mei, sebagian karena dampak perang di Ukraina pada pasokan makanan.

"Apakah kita berharap kenaikan suku bunga Juli akan berdampak langsung pada inflasi? Jawabannya tidak," ujarnya.

Beberapa bank sentral lain sudah mulai menaikkan suku bunga karena mereka mencoba untuk memperlambat inflasi yang telah meningkat di tengah melonjaknya biaya energi.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT