Kerugian Macet Rp100 Triliun, Menhub: Bangun LRT dan MRT Lebih Murah

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Pemerintah pusat juga mendorong pembangunan transpotasi massal melalui kebijakan-kebijakan yang populis. Namun, bukan berarti memberikan kesan ke masyarakat bahwa penggunaan kendaraan pribadi merupakan suatu hal yang salah.

"Tapi kita harus berikan pelajaran memberikan pengertian ke mereka bahwa sudah saatnya kita melakukan suatu upaya," kata dia.

Oleh karenanya, dia meminta kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa sudah saatnya meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi massal.

"LRT misalnya sekalipun kita harus berjuang membangun itu tapi dengan supporting pemerintah dan skema swasta tentu ke depan kita bisa mampu membuat angkutan massal yang lebih berdaya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
19 hari lalu

Polisi Berkuda Ikut Atur Kemacetan Margonda Depok usai Libur Nataru

Megapolitan
19 hari lalu

Libur Nataru Usai, Jalan Sudirman-Thamrin dan Gatsu Macet

Megapolitan
24 hari lalu

Polda Metro Sebut Kemacetan Jakarta 2025 Berkurang, Lalin 1 Jam Lebih Cepat

Nasional
30 hari lalu

Tol Japek KM 71 Arah Palimanan Macet Imbas Truk Patah Baut Roda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal