Kerugian Macet Rp100 Triliun, Menhub: Bangun LRT dan MRT Lebih Murah

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Pemerintah pusat juga mendorong pembangunan transpotasi massal melalui kebijakan-kebijakan yang populis. Namun, bukan berarti memberikan kesan ke masyarakat bahwa penggunaan kendaraan pribadi merupakan suatu hal yang salah.

"Tapi kita harus berikan pelajaran memberikan pengertian ke mereka bahwa sudah saatnya kita melakukan suatu upaya," kata dia.

Oleh karenanya, dia meminta kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa sudah saatnya meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi massal.

"LRT misalnya sekalipun kita harus berjuang membangun itu tapi dengan supporting pemerintah dan skema swasta tentu ke depan kita bisa mampu membuat angkutan massal yang lebih berdaya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
22 jam lalu

Tiket Pesawat Nataru 2026-2027 Diproyeksi Turun 12 Persen, Ini Jadwal Stimulusnya

2 hari lalu

Puncak Arus Nataru 2026 Diprediksi Terjadi 4 Kali, Catat Tanggalnya!

7 hari lalu

4 Kecelakaan Truk di Jalur Transjakarta dalam Sebulan, Pramono Minta Dishub Tindak Tegas

10 hari lalu

Ada Demo di Istana Negara Besok, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal