Kerugian Macet Rp100 Triliun, Menhub: Bangun LRT dan MRT Lebih Murah

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Pemerintah pusat juga mendorong pembangunan transpotasi massal melalui kebijakan-kebijakan yang populis. Namun, bukan berarti memberikan kesan ke masyarakat bahwa penggunaan kendaraan pribadi merupakan suatu hal yang salah.

"Tapi kita harus berikan pelajaran memberikan pengertian ke mereka bahwa sudah saatnya kita melakukan suatu upaya," kata dia.

Oleh karenanya, dia meminta kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa sudah saatnya meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan transportasi massal.

"LRT misalnya sekalipun kita harus berjuang membangun itu tapi dengan supporting pemerintah dan skema swasta tentu ke depan kita bisa mampu membuat angkutan massal yang lebih berdaya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
19 hari lalu

Setahun Pimpin Jakarta, Pramono Akui Macet hingga Banjir Masih Jadi PR

Nasional
20 hari lalu

Kronologi Pesawat Pelita Air Jatuh di Perbatasan Kaltara, Sinyal Emergensi Terdeteksi

Megapolitan
20 hari lalu

Jalan di Jakarta Kerap Macet jelang Buka Puasa, Ini Kata Pramono

Megapolitan
1 bulan lalu

Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Tarif Hanya Rp3.500

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal