Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan Asia, Indonesia Gelar ASAFF

Muhammad Aulia
Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Moeldoko (ketiga dari kanan). (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

Menurut Moeldoko, sektor pertanian Indonesia masih kurang produktif. Moeldoko mencontohkan produksi pertanian Vietnam, di mana 1 hektar lahan pertaniannya dapat memproduksi 3,6 ton. Angka ini cukup jauh apabila dibandingkan dengan Indonesia, di mana 1 hektar lahan pertaniannya hanya sanggup memproduksi 0,6 ton saja. Oleh karenanya, forum ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi petani nasional untuk menimba ilmu, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka.

Peningkatan produktivitas pertanian nasional sendiri menurut Moeldoko sangat penting di tengah pesatnya pertumbuhan populasi global. Data dari Divisi Kependudukan perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan populasi dunia di tahun 2019 mencapai 7,7 miliar jiwa, meningkat 1,08% dibanding tahun 2018. Apabila tren ini terus berlanjut, populasi dunia diperkirakan dapat mencapai jumlah kisaran 10,9 miliar jiwa di tahun 2100.

"Ini bisa jadi peluang (bisnis) untuk kita, tapi juga bisa jadi ancaman untuk kita," ujar Moeldoko.

Oleh sebab itu, Moeldoko menekankan agar produktivitas pertanian nasional dapat terus ditingkatkan. Selain untuk menambah devisa negara, tentunya peningkatan produktivitas pertanian nasional perlu dikejar agar Indonesia tidak perlu lagi mengimpor sehingga memiliki kedaulatan pangan yang kuat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
17 hari lalu

Resmi Dilantik, Sherly Tjoanda Pimpin DPD HKTI Maluku Utara Periode 2026-2031

20 hari lalu

Pendidikan Vokasi Pertanian Dituntut Adaptif, PEPI Siapkan SDM Kuasai Teknologi

1 bulan lalu

Prabowo-Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama, Investasi Pupuk hingga Kapal Canggih

1 bulan lalu

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk Lebih dari 100 Mahasiswa UBB, Dorong Regenerasi Petani Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal