KPPU Soroti Importir yang Tak Kunjung Datangkan Bawang Putih

Suparjo Ramalan
Bawang putih. (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencatat komoditas bawang putih mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi. Bahkan, pada Maret 2020 disparitas harga antara harga acuan dan harga pasar rata-rata sudah di atas 40 persen.

Anggota KPPU Guntur S Saragih mengatakan, pihaknya melakukan tinjauan di pasar dan menemukan kenaikan harga berbagai komoditas pangan, khususnya bawang putih. Bahkan, di Jakarta sendiri, bawang putih sempat memiliki kenaikan lebih dari 70 persen.

"Kami menemukan bahwa komoditas bawang putih mengalami lonjakan harga yang  sangat tinggi. Bahkan pada bulan Maret 2020 memiliki disparitas harga antara harga acuan dan harga pasar rata-rata sudah di atas 40 persen," kata  Guntur melalui video conference, Kamis (2/4/2020). 

Guntur menambahkan, KPPU telah meningkatkan pengawasannya di sektor pangan guna menjaga agar tidak ada pelaku usaha yang secara bersama-sama menahan pasokan atau memberikan harga yang sangat tinggi (excessive) di masyarakat. Dia pun mengawasi sejumlah importir yang kedapatan menunda untuk mengimpor bawang putih.

"Pemerintah juga perlu menetapkan sanksi yang tegas bagi para importir yang dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan melalukan penundaan atas realisasi impor tersebut," kata Guntur.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Health
2 bulan lalu

Bawang Putih Bisa Jadi Obat Flu dan Pilek, Mitos atau Fakta?

Nasional
2 bulan lalu

Dewan Pers dan KPPU Teken MoU untuk Persaingan Sehat di Ekosistem Digital  

Nasional
2 bulan lalu

Daftar Harga Pangan 6 Desember: Aneka Bawang hingga Minyak Goreng Naik, Cabai Merah Keriting Turun

Nasional
5 bulan lalu

KPPU Jatuhkan Denda Rp15 miliar ke TikTok Imbas Telat Lapor Akuisisi Tokopedia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal