Kurs Rupiah Ditutup Tembus Rp16.575 per Dolar AS akibat Wabah Corona

Antara
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebut, rupiah menjadi sasaran aksi jual karena isu Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda positif.

"Yang belum terdeteksi kemungkinan terinfeksi Covid-19 di Tanah Air masih cukup banyak, sehingga wajar kalau arus modal kembali keluar dari pasar dalam negeri dan imbasnya IHSG dan mata uang garuda terus tersungkur," ujar dia.

Berdasarkan data terbaru, pasien positif corona hari ini bertambah 65 orang, sehingga totalnya menjadi 579 orang. Sementara pasien positif yang meninggal bertambah 1 orang menjadi 49 orang.

Menurut Ibrahim, rupiah pada pada minggu ini berpotensi menyentuh level Rp17.000 per dolar AS.

Dari eksternal, ketidakpastian tentang stimulus pemerintah AS senilai 1 triliun dolar AS mengakibatkan pasar global kembali terguncang setelah terjadi perdebatan yang sengit di Senat AS.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Purbaya: Saya Sebal Sama yang Bilang gegara Fiskal Rupiah Jeblok!

Nasional
20 jam lalu

BI Pantau Ketat Bank dan Perusahaan yang Banyak Beli Dolar AS!

Nasional
21 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Nasional
1 hari lalu

INACA Desak Revisi Tarif Batas Atas Tiket Pesawat imbas Kenaikan Avtur-Pelemahan Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal