Kurs Rupiah Terus Menguat, BI Melihat Masih Kemurahan

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Foto: Ant)

Selain itu, Perry menilai, langkah bank sentral menggerakkan mekanisme pasar untuk memperkuat rupiah mulai terlihat. Dengan berbagai kebijakan-yang ditempuh, pasar bekerja dengan baik di pasar spot, swap, dan Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).

Apalagi, lanjut Perry, permintaan dan penawaran demand di sektor korporasi dan perbankan juga aktif. Dengan demikian, selisih perdagangan mata uang di pasar spot dan NDF semakin susut hingga hingga di bawah Rp50.

Selain itu, Perry juga melihat tingkat ketidakpastian global mulai berkurang. Hal ini terkait adanya harapan akan perundingan perdagangan AS dan China. "Demikian juga bagaimana nanti kebijakan dari The Fed dengan statement-statement Jerome Powell (Gubernur The Fed) maupun yang lain," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 jam lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS

2 hari lalu

Tok! BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen

3 hari lalu

Komisi XI DPR Uji Kelayakan Calon Gubernur BI Destry Damayanti Pekan Depan

3 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal