Longspan LRT Jabodebek Sepanjang 148 Meter Diklaim Tahan Gempa Bumi

Aditya Pratama
Desain bentangan beton panjang (longspan) kereta light rail transit (LRT) Jabodebek diklaim tahan terhadap gempa. (Foto: iNews.i/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - Desain bentangan beton panjang (longspan) kereta light rail transit (LRT) Jabodebek di persimpangan Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Gatot Subroto sepanjang 148 meter diklaim tahan terhadap gempa bumi. Longspan tersebut merupakan bagian dari jalur LRT Cawang-Dukuh Atas.

Penemu longspan LRT Jabodebek persimpangan Rasuna Said-Gatot Subroto, Arvilla Delitriana mengatakan, saat pembuatan desain longspan, diperhatikan betul ancaman gempa yang bisa saja terjadi kapan pun di Ibu Kota. Pasalnya, Jakarta adalah daerah yang intensitas gempanya menengah ke tinggi.

Wanita yang akrab disana Dina ini menjelaskan, struktur longspan miliknya memiliki sifat khusus sehingga tidak bisa didesain dengan cara yang biasa. Dia menyebut dalam pembuatan desain ini menggunakan metode time history analysis.

"Dalam proyek ini kami menggunakan yang disebut time history analysis, itu adalah tingkatan mendesain gempa yang cukup complicated yang kita harus mengambil sumber gempa dari tujuh sumber gempa di dunia untuk disintetiskan di gempa Indonesia terutama Jakarta," ujar Dina dalam konferensi pers di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).

Dina menambahkan, gempa sintetis ini diambil dari tujuh sumber gempa besar dunia yakni, Bigbear, Chile, Livermore, Michoacan, Miyagi, South Sumatera dan Tohoku. Kemudian ini dicocokkan dengan mekanisme gempa yang ada di Jakarta yang disebut Time History Analysis dan non-linier.

"Karena dengan kondisi melengkung, panjang, dan kaki pilar yang ketinggiannya berbeda jauh sehingga dalam desain gempa tidak bisa menggunakan desain gempa biasa," kata dia.

Dia menegaskan, ketahanan struktur desain miliknya ini telah melalui perhitungan dengan cara yang paling rumit, sehingga strukturnya nanti aman terhadap gempa. "Ketahanan struktur ini terhadap gempa sudah dihitung dengan cara yang paling rumit, dengan cara yang memenuhi kaidah-kaidah. Ini sudah kami optimalkan dengan layout tahan gempa," ucap Dina.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
11 jam lalu

Jokowi Tiba di Maumere, Temui Warga Terdampak Gempa M7,7 NTT

19 jam lalu

BMKG Ungkap Gempa Susulan Masih Terus Guncang NTT, Bisa Berlangsung hingga 6 Bulan

1 hari lalu

Ngeri! BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi di Nagekeo usai Gempa M7,7 NTT

2 hari lalu

BMKG: Gempa NTT M7,7 Bukti Pentingnya Sistem Peringatan Dini, Mitigasi Diperkuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal