Lonjakan Harga Beras, KPPU Pastikan Bukan karena Ulah Kartel

Ayu Aryanti
iNews TV
Ilustrasi (Foto: Okezone)

Sebagai informasi, untuk mengantisipasi lonjakan harga yang terus berlanjut, pemerintah telah memutuskan mengimpor 500.000 ton beras yang berasal dari Vietnam dan Thailand. Rencana awal, Kementerian Perdagangan menugaskan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PPI) untuk menjadi importir karena pemerintah tidak ingin membebani anggaran.

Namun, pemerintah batal menugaskan PPI dan menunjuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengambil alih. "Dengan ini Bulog ditugasi untuk segera melakukan impor sampai dengan 500.000 ton," ucap Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Darmin mengatakan, hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016 yang menyebutkan pemerintah memberikan penugasan kepada Bulog untuk melakukan impor dalam rangka stabilisasi, meningkatkan cadangan dan ketersedian beras di masyarakat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
27 hari lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Nasional
1 bulan lalu

Mentan Curhat Pemerintah Kerap Disalahkan saat Harga Pangan Naik, Padahal Ulah Pengusaha Nakal

Nasional
2 bulan lalu

Harga Beras hingga Cabai Keriting Turun 29 Januari 2026, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal