Lonjakan Harga Beras, KPPU Pastikan Bukan karena Ulah Kartel

Ayu Aryanti
iNews TV
Ilustrasi (Foto: Okezone)

Sebagai informasi, untuk mengantisipasi lonjakan harga yang terus berlanjut, pemerintah telah memutuskan mengimpor 500.000 ton beras yang berasal dari Vietnam dan Thailand. Rencana awal, Kementerian Perdagangan menugaskan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) (PPI) untuk menjadi importir karena pemerintah tidak ingin membebani anggaran.

Namun, pemerintah batal menugaskan PPI dan menunjuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengambil alih. "Dengan ini Bulog ditugasi untuk segera melakukan impor sampai dengan 500.000 ton," ucap Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Darmin mengatakan, hal itu sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016 yang menyebutkan pemerintah memberikan penugasan kepada Bulog untuk melakukan impor dalam rangka stabilisasi, meningkatkan cadangan dan ketersedian beras di masyarakat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

57 tahun lalu

Eksklusif! Harga Beras Naik meski Swasembada, Wamentan Ungkap Faktanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal