JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong kabupaten dan kota di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan sumber air terdekat, baik yang berasal dari sungai maupun bendungan. Langkah ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem el nino yang berlangsung panjang sejak 2023 lalu.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, bahwa saat ini terdapat kurang lebih 40 bendungan yang sudah dikerjakan pemerintah di sejumlah provinsi. Adapun di antaranya Provinsi Aceh satu bendungan, Lampung satu bendungan, Banten dua bendungan, Jawa Barat empat bendungan, dan Jawa Timur tujuh bendungan.
"Ada juga di Bali dua bendungan, NTB lima bendungan, NTT tiga bendungan, Kalsel satu, Sulsel dua, dan Sultra dua bendungan. Dengan bendungan yang dibangun ini, diharapkan pertanaman Maret bisa lebih dipercepat," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sabtu, 8 Maret 2024.
Selain bendungan, pemerintah juga sudah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk dengan TNI untuk memperkuat sistem air menggunakan pompa dan pipa. Tercatat, sawah tadah hujan yang bisa dioptimalkan pompa seluas 2.154.291 hektare.
"Untuk kebutuhan pompa nasional kurang lebih mencapai 215.429 unit. Sedangkan luas layanan mencapai 275.480 hektare," katanya.