Masuki Fase New Normal, Bappenas Minta Masyarakat Tetap Waspada

Aditya Pratama
Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada ketika telah memasuki fase new normal. Pasalnya, fase new normal akibat pandemi virus corona (Covid-19) tidak menjamin kondisi kesehatan dalam kondisi aman.

Suharso menyampaikan, di era new normal nanti masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker dan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta menghindari kerumunan atau tempat ramai. "Kemudian harus ada pengertian pembatasan fisik panduan pembatasan rumah pembatasan tempat kerja kalau bisa kita bikin video tutorial untuk setiap tempat kerja," ujar Suharso dalam video conference, Kamis (21/5/2020).

Tidak sekadar mengimbau masyarakat, Suharso menyebut, pemerintah juga akan melakukan perbaikan baik dari sektor ekonomi dan kesehatan untuk tetap menjaga reproduksi efektif (Rt) virus corona di bawah 1.

"Agar semuanya tetap dibawah 1 maka semua harus disiplin dan protokolnya harus berjalan ketat apabila menerapkan new normal setidaknya sampai tersedianya vaksin atau obat protokol kesehatan," kata dia.

Dia juga mendorong kepada penyedia fasilitas publik khususnya di area-area terbuka agar menyediakan tempat cuci tangan dan sabun cair. Menurutnya, pola hidup sehat harus tetap dijaga sekalipun Indonesia telah masuk dalam kondisi new normal.

"Begitu juga masuk restoran itu ada pembatasannya baik secara fisik tempat umum dan lain-lain itu harus dilakukan kontrol. Masyarakat penting sekali harus mengingatkan," ucap Suharso.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
7 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
11 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
12 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal