Mendunia, Sarang Burung Walet Indonesia Diekspor ke China hingga Vietnam

Rina Anggraeni
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melepas ekspor sarang burung walet (SBW) asal Provinsi Jawa Timur (Jatim) sebanyak 494 kilogram dengan nilai Rp9,9 miliar ke China. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, ekspor SBW ini dilakukan bersama 33 komoditas pertanian unggulan Jatim lainnya senilai Rp140,3 miliar ke 12 negara tujuan sekaligus.

"Produktivitas sarang burung walet kita diminati dunia. Saya akan ke Tiongkok lepas pandemi ini, agar ekspor kita ini lebih kuat," kata Syahrul saat melakukan peninjauan langsung ke rumah pemrosesan sarang burung walet.

Menurut dia, komoditas subsektor peternakan ini berada dalam pembinaannya. Untuk produktivitasnya di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan fasilitas ekspornya dikawal Badan Karantina Pertanian.

"Usaha agribisnis sarang burung walet ini sangat menarik, selain memerlukan higienitas yang maksimum. Industri ini juga padat karya, dikerjakan dengan tenaga banyak orang, dan ini sangat baik untuk negara," ujarnya.

Sebagai informasi, Provinsi Jatim saat ini memiliki 84 rumah walet yang terdaftar dengan rumah pemrosesan walet sebanyak sembilan. Dari data IQFAST Badan Karantina tercatat pada 2020 volume ekspornya sebanyak 245,3 ton dengan nilai mencapai hingga Rp3,5 triliun.

Dari jumlah ini 26 persen berhasil memenuhi pasar China dan sisanya diserap pasar ekspor lainnya seperti Australia, Amerika Serikat, Hongkong, Kanada, Singapura, Taiwan, Jepang, Malaysia dan Vietnam.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 156,5 Miliar Dolar AS per Desember 2025, Ini Penyebabnya

Nasional
2 hari lalu

Sukatmo Padmosukarso Jadi Direktur Eksekutif LPEI, Purbaya Ingin Pembenahan Total

Nasional
18 hari lalu

RI-Eurasia Teken Kesepakatan Perdagangan Bebas, Perluas Pasar Sawit hingga Tekstil

Mobil
20 hari lalu

Penjualan Mobil di Indonesia Turun, Ekspor Justru Naik 

Internasional
26 hari lalu

Thailand Pertimbangkan Blokir Ekspor Bahan Bakar ke Kamboja Imbas Konflik Perbatasan Meningkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal