Menko Airlangga: AZEC Dorong Transisi Energi dan Ekonomi Hijau di Indonesia

Rizqa Leony Putri
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan peran penting AZEC terhadap perkembangan energi terbarukan, hingga praktik ekonomi keberlanjutan. (Foto: dok Kemenko Perekonomian)

Di samping itu, perlu dibangun mekanisme berbasis pasar yang efektif, seperti penetapan harga karbon dan sistem perdagangan emisi, yang dapat mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon sekaligus mempertahankan daya saing kawasan.

“Jalan ke depan penuh tantangan, namun penuh peluang. Transisi Asia menuju sistem energi yang terdiversifikasi dan berkelanjutan mendapatkan momentumnya, didorong oleh target nasional dan kebijakan yang mendukung. Agar berhasil, kita memerlukan rencana yang koheren dan tegas untuk penerapan teknologi dekarbonisasi secara tepat waktu, kebijakan yang efektif untuk membuka pasar, serta investasi besar dalam inovasi dan penelitian dan pengembangan,” ucapnya.

Dalam penutupnya, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan pemangku kepentingan atas dedikasi dan kontribusi dalam merealisasikan pembentukan Asia Zero Emission Center. Melalui kerja sama seluruh pihak, masa depan Asia dan dunia yang berkelanjutan dan berketahanan iklim akan dapat diraih.

Dia pun menjelaskan rangkaian agenda pertemuan pada 2nd Asia Zero Emission Community (AZEC) Ministerial Meeting and Related Events. Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa Pemerintah akan menunjukkan komitmennya dalam proyek transisi energi ini.

“Ini adalah AZEC Ministerial Meeting yang kedua. Dan kali ini ada shortlist dari 78 proyek di negara Asia yang akan di-support oleh financing dari Jepang, dari JVIC. Dan Indonesia mempunyai shortlist terbesar, yaitu 34 proyek," tuturnya.

Menurutnya, proyek yang masuk di dalam Asia Zero Emission Community ini merupakan sebuah proyek yang dibesut oleh Indonesia dan Jepang. Oleh karenanya, dalam Pertemuan Tingkat Menteri tadi, dirinya juga menyampaikan hal-hal yang menjadi prinsip, yaitu tentu mendorong transisi energi ini bisa berjalan, kemudian sustainability bisa juga terjaga,” tuturnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain Minister of Economy, Trade and Industry of Japan Ken Saito, President of ERIA Tetsuya Watanabe, State Minister of Environment, Japan Tetsuya Yagi, Minister of Manpower Singapore Tan Shiliong, Secretary General of ASEAN Kao Kim Hun, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi, Juru Bicara/ Kepala Biro KLIP Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, dan Staf Khusus Kemenko Perekonomian Irfan Wahid.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Bisnis
2 hari lalu

Pegadaian Umumkan Pemenang Undian Badai Emas Periode II Tahun 2025

Bisnis
2 hari lalu

Akselerasi Transaksi Livin’ by Mandiri Perkuat Inklusi Keuangan

Nasional
2 hari lalu

Pemulihan Pascabencana, Menteri PANRB Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Bisnis
3 hari lalu

Kick Off Meeting 2026 Tandai Komitmen KENCANA untuk Hadapi Masa Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal