Menko Airlangga Sebut Krisis Mengajarkan Pentingnya Ketahanan Sektor Pangan dan Energi

Antara
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Indonesia tetap optimistis pemulihan ekonomi nasional akan terakselerasi dan tumbuh lebih baik pada tahun 2022. 

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, perekonomian Indonesia masih ditopang oleh sektor eksternal yang resilience dengan transaksi berjalan yang mencatatkan surplus, nilai tukar rupiah dan IHSG yang terus menguat, serta rasio ULN Indonesia terhadap PDB yang berada dalam level aman. 

“Krisis telah mengajarkan kita betapa pentingnya membangun ketahanan, baik ketahanan kesehatan maupun ekonomi, khususnya di sektor pangan dan sektor energi,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (22/3/2022).

Dengan berbagai kondisi tantangan dan peluang yang ada, kata dia, ekonomi Indonesia pada tahun 2022 diprediksi tumbuh di atas 5,2 persen (yoy). 

“Berbeda dengan tren penurunan pemulihan ekonomi global, ekonomi Indonesia justru diharapkan lebih baik karena inflasi diperkirakan masih dalam rentang 3% ±1% (yoy),” ujar Airlangga. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Bahan Baku Plastik, Tekan Lonjakan Harga

57 tahun lalu

Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000 per Kg, Jaga Stabilitas Harga Tahu Tempe

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal