Menteri Basuki Tidak Mau Ada Terminal di Rest Area Tol Trans Jawa

Okezone
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah beda pendapat soal pembangunan terminal di rest area Tol Trans Jawa. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menolak ide yang diusulkan Kementerian Perhubungan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, secara regulasi dan teknis, pembangunan terminal di jalan tol tidak memungkinkan. Dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 10/PRT/M/2018, terminal bukan fasilitas yang harus disediakan pengelola rest area.

"Engga bisa di rest area (tol) jadi terminal. Selain teknis, aturannya. Ini namanya Tol. Jalan bebas hambatan," kata Menteri Basuki di Gedung DPR, Jakarta, Senin (25/3/2019).

Kendati demikian, dia menilai ada sedikit peluang terminal dibangun di rest area dengan syarat desainnya harus dibuat menjorok lebih dalam supaya bus-bus tidak keluar dan mengganggu jalan tol. Namun, dia mengatakan, terminal di rest area tidak bisa dibangun permanen.

"Kalau sementara mungkin, kalau permanen, harus didesain yang baik, yang benar, keamanan lalu lintasnya harus dikedepankan. Fungsi terminal kan macam-macam. Tapi kalau hanya untuk temporary, bisa saja. Kalau hanya untuk lebaran," tutur dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
28 hari lalu

Gibran Bisa Berkantor di IKN Tahun Ini, Basuki: Gedung Sudah Jadi Dilengkapi Furnitur

Nasional
1 bulan lalu

Jasa Marga: 23.921 Kendaraan Kembali ke Jakarta pada H+4 Lebaran

Nasional
1 bulan lalu

22 Gardu di GT Cikampek Utama Arah Jakarta Dibuka saat Puncak Arus Balik

Nasional
1 bulan lalu

Kisah Sopir Bus AKAP Rela Tak Mudik 2 Tahun Berturut-turut Demi Antar Pemudik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal