Menteri Teten Minta Komunitas Ekonomi Kreatif Konsolidasi Koperasi 

Rina Anggraini
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong komunitas ekonomi kreatif (ekraf) berkonsolidasi ke dalam format koperasi. (Foto: Antara) 

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) mengungkapkan komunitas ekonomi kreatif (ekraf) berpotensi besar dalam memajukan perekonomian nasional. Untuk meningkatkan produktivitas, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong komunitas ekraf berkonsolidasi ke dalam format koperasi. 

“Pelaku-pelaku ekraf menjadi sangat relevan dan berpotensi muncul sebagai lokomotif pemulihan ekonomi nasional karena merupakan sektor yang sangat bermodalkan pada kekayaan intelektual, serta penciptaan nilai tambah," ujar Teten di Jakarta, Minggu (14/2/2021) 

Dia menerangkan, koperasi kreatif menjadi salah satu konsep yang semakin relevan dengan milenial karena sangat inklusif. Namun, di saat yang sama, memungkinkan menciptakan peluang usaha dari hobi, passion, hingga kesenangan yang sama. 

"Contoh koperasi kreatif yang sedang kita dorong tercipta saat ini adalah koperasi kreatif film, motor kustom, hingga koperasi berkenaan aspek desain," kata Teten. 

Dalam hal akses permodalan, Menkop UKM mengajak semua pihak untuk memanfaatkan program-program yang fokus pada pengembangan koperasi dan UMKM. Salah satunya melalui LPDB-KUMKM yang saat ini menyalurkan 100 persen dana bergulir melalui koperasi. 

Teten berharap melalui forum webinar tersebut tercipta ide-ide brilian serta kolaborasi strategis dalam pengembangan ekraf Indonesia serta pemulihan ekonomi nasional. 

Terlebih lagi, bagi Teten, Bandung sebagai bagian dari jejaring kota kreatif dunia telah ditetapkan Unesco sebagai City of Design. 

“Title ini merupakan bukti nyata bagaimana kolaborasi multi stakeholder di Bandung menjadi contoh dan referensi bagi pengembangan UKM masa depan yang berbasis ekonomi kreatif (ekraf) dan teknologi," ujar Menkop UKM. 

Teten meyakini, forum ini dapat menciptakan banyak ide serta menghadirkan kolaborasi bermanfaat bagi para pelaku UMKM khususnya ekraf di tanah air untuk meningkatkan daya saing produknya. 

Dalam kesempatan tersebut, Menkop UKM juga menegaskan pemerintah berupaya memastikan roda ekonomi dan aktivitas usaha dapat tetap bergulir di tengah dampak pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. 

"Adaptasi dan transformasi menjadi kunci keberhasilan koperasi dan UMKM dalam bertahan dan bangkit dari pandemi," kata Teten. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Eksklusif! Debat Terbuka Said Didu vs Backstagers Indonesia: Korupsi EO di Proyek Pemerintah Triliunan Rupiah?

Nasional
5 hari lalu

Forum Backstagers Tantang Said Didu Debat Terbuka usai Singgung EO Tempat untuk Korupsi

Nasional
5 hari lalu

BPS bakal Gelar Sensus Ekonomi 2026, Siap Datangi 92 Juta Rumah

Nasional
8 hari lalu

Gekrafs Minta Amsal Sitepu Dibebaskan, Tegaskan Ide dan Editing Tak Bisa Dihargai Nol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal