Merespons Harga Cabai yang Tinggi, Kementan Tolak Langkah Impor

Rina Anggraeni
Kementan terus melalukan berbagai upaya untuk menjamin ketersediaan komoditas strategis termasuk cabai rawit. (Foto: Sindo)

"PT RN juga dapat memfasilitasi petani dalam mencarikan pembeli dan memanfaatkan infrastruktur yang dimilikinya di seluruh Indonesia," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Asosiasi Agribisnis Indonesia Abdul Hamid. Saat dihubungi, Hamid mengimbau pemerintah untuk menahan diri agar tidak mengimpor cabai. 

Dia memastikan komoditas cabai mulai panen, terutama dari dataran tinggi seperti Kabupaten Bandung, Sukabumi, Magelang, Temanggung , Kediri dan Blitar sehingga siap masuk ke pasar. Diperkirakan mulai akhir Maret atau awal April pasokan akan bertambah dan harga stabil.

"Komitmen AACI bersama pemerintah ke depannya akan memperbaiki sistem budidaya petani dengan optimalisasi teknologi sebagai upaya peningkatan produktivitas,” tutur Hamid.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Selain Australia, Filipina dan India Minati Pupuk Urea asal Indonesia

Nasional
22 hari lalu

Kesulitan Bahan Baku Impor, Pengusaha Minta Pemerintah Beri Relaksasi

Nasional
27 hari lalu

Harga Cabai Rawit Merah Masih Rp100.000 per Kg, Mendag: Problemnya Cuaca

Nasional
1 bulan lalu

Prabowo Heran RI Punya Kopi hingga Cokelat Terbaik, tapi Masih Impor Produk Jadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal