Mulai Rancang APBN 2024, Ini Sejumlah Tantangan yang Diantisipasi Pemerintah

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers usai Sidang Kabinet Terbatas, Senin (20/2/2023). (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga untuk tetap bisa tumbuh di atas 5 persen, maka inflasi di Indonesia juga harus dikendalikan. Selain itu, keyakinan dari konsumen harus dijaga, dan juga investasi dan momentumnya akan terus diperkuat. 

"Kita perlu mengantisipasi kondisi global, yaitu dalam bentuk ekspor yang barangkali mengalami disrupsi karena geopolitik, dan harga komoditas yang mungkin dalam hal ini ketidakpastiannya meningkat karena terjadinya persaingan politik antara negara-negara besar," ucap Sri Mulyani.

Pemerintah memperkirakan pada tahun depan anggaran akan dijaga. Di satu sisi, pendapatan negara akan tetap tumbuh dengan tax ratio yang terus meningkat dan belanja negara yang akan dijaga secara disiplin namun dengan prioritas sesuai dengan agenda nasional.

"Dan untuk tahun depan awal, kita perkirakan defisit akan makin menurun pada level 2,16-2,64 persen dari PDB, dengan primary balance mendekati 0," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
1 hari lalu

KSPSI soal Peringatan May Day 2026: Tak Pakai APBN, Tak Ada Oligarki!

Nasional
1 hari lalu

Inflasi Pangan April 2026 Turun, Ini Faktor Pendorongnya

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Ungkap APBN Siap Tanggung Gaji Manajer Kopdes Merah Putih 2 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal