Neraca Dagang Tekor, Sri Mulyani Siapkan Insentif Genjot Ekspor

Okezone
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id)

Wanita yang kerap disapa Ani itu menyebutkan, adanya ketidakpastian terhadap perang dagang ini sangat berpengaruh terhadap angka ekspor. Sebab, menurut dia, ketidakpastian perang dagang ini membuat Indonesia harus berhati-hati dalam mengekspor.

"Kita terus melihat bahwa faktor ekonomi luar dari sisi ekspor akan menjadi tantangan, dari sisi komoditas kita atau pasar untuk mengekspor harus kita lihat dengan sangat hati-hati," tuturnya.

Khususnya ekspor menuju China yang dalam hal ini cukup banyak juga komoditas Indonesia yang dikirim ke negeri Tirai Bambu tersebut. Pasalnya, China sendiri menyimpan sejumlah masalah di internal negara mereka termasuk di dalamnya adalah perang dagang dengan AS.

"Karena untuk RRT (China) ekonominya sedang dalam posisi adjustment karena adanya internal mereka sendiri maupun trade war dengan AS," ucap Sri Mulyani.

Belum lagi lanjut Sri Mulyani, kondisi perekonomian global juga masih belum stabil. Bahkan, beberapa lembaga dunia merevisi target pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini dan 2019.

"Pasar-pasar yang baru, melihat kondisi ekonomi sekarang yang tendensinya melemah kemampuan ekspor akan sangat terbatas," kata Ani. (Giri Hartomo)

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Purbaya Ancam bakal Copot Pejabat Bea Cukai Selain Dirjen, Ini Alasannya

Nasional
19 hari lalu

Purbaya Lantik 4 Pejabat Baru Kanwil DJP Jakarta Utara usai OTT KPK 

Nasional
26 hari lalu

Bayar Utang Pajak Rp25,4 Miliar, WP di Semarang Bebas dari Sandera DJP

Nasional
28 hari lalu

Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat Bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal