Nilai Tukar Petani Juni Naik 0,13 Persen Jai 99,60

Suparjo Ramalan
Petani cabai merah di Tegal, Jawa Tengah (Foto: iNews/Yunibar)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis hasil survei terhadap perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP). Per Juni 2020, NTP nasional mencapai 99,60 persen atau naik 0,13 persen dibanding bulan sebelumnya. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, NTP menunjukkan nilai tukar dari produk pertanian terhadap harga yang dibayar petani, baik untuk konsumsi maupun biaya produksi. NTP juga merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan daya beli petani di perdesaan. 

"Jika NTP terus menerus mengalami penurunan, akan berisiko terhadap pendapatan petani. Misalnya, sektor yang akan terdampak dalam dengan penurunan NTP yakni perkebunan, di mana harga produksi sektor perkebunan mengikuti fluktuasi harga internasional," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (1/7/2020). 

Dia menuturkan, kenaikan NTP karena Indeks Harga yang Diterima Petani menguat sebesar 0,23 persen, lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani sebesar 0,11 persen. 

Sementara secara Provinsi, NTP Jambi mengalami kenaikan sebesar 2,63 persen. Kenaikan ini terbesar dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. 

Sebaliknya, NTP Provinsi Kalimantan Barat mengalami penurunan tertinggi yakni 2,33 persen dibandingkan penurunan lainnya. "Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2020 sebesar 100,25 atau naik 0,08 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya," ujar Suhariyanto.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
6 hari lalu

Prabowo Minta Masyarakat Isi Sensus Ekonomi dengan Jujur: Datanya Bukan untuk Kejar Kekayaan Pribadi

9 hari lalu

BPS Ungkap Akta Kelahiran Bisa Telat 5 Tahun, Ortu Baru Urus saat Anak Mau Sekolah

9 hari lalu

BPS Ungkap 6 Persen Anak Belum Punya Akta Kelahiran, Terbanyak di Papua dan NTT

14 hari lalu

Airlangga Ungkap Jumlah Orang Bekerja Lebih Banyak daripada PHK, Ini Data Terbarunya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal