OJK Sebut Ekonomi Daerah Lebih Cepat Pulih, Ini Faktanya

Hafid Fuad
Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Mobilitas masyarakat di daerah dinilai lebih cepat pulih dibandingkan kota besar saat pandemi Covid-19. Hal ini ditunjukkan pertumbuhan positif Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang mencapai 5,68 persen per Januari 2021. 

Sementara pada akhir 2020 kredit BPD naik 5,22 persen. "Saya masih bepergian ke daerah daerah dengan protokol ketat. Di daerah, pergerakan masyarakat lebih cepat normal dibandingkan masyarakat kota besar. Buktinya kinerja BPD normal dan tumbuh positif. Karena itu game changer vaksin menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional kita," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso dalam MNC Group Investor Forum 2021 bertema “Recovery Story after The Big Reset”, Selasa (2/3/2021).

OJK mencatat per Januari 2021 pertumbuhan kredit mengalami tekanan dengan minus 1,92 persen. Namun, angka ini didorong oleh kredit Bank badan usaha milik negara (BUMN) yang mencapai 1,45 persen dan pertumbuhan positif dari BPD. 

Karena itu, Wimboh menilai, walau sudah ada indikasi perbaikan, namun permintaan masih lemah."Permintaan merupakan yang sangat penting. Kredit itu harus ada permintaan jadi walaupun bunga turun tapi tak ada permintaan itu useless," ujar Wimboh.

OJK sebagai regulator akan mengupayakan suku bunga kredit perbankan untuk terus turun secara selektif dan berhati-hati agar tidak menimbulkan persoalan baru di industri perbankan. OJK menyatakan, telah berhasil mendorong perbankan menurunkan suku bunga kredit produktif yang sudah terus merosot sejak 2016 menjadi di bawah 10 persen.

Suku bunga kredit modal kerja turun mulai Mei 2016 dari 11,74 persen menjadi 9,27 persen pada Januari 2021. Suku bunga kredit investasi posisi Mei 2016 di 11,42 persen turun menjadi 8,83 persen pada Januari 2021. 

Sementara suku bunga kredit konsumsi sudah turun dari Mei 2016 di posisi 13,74 persen menjadi 10,95 persen pada Januari 2021.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Waspadai Fenomena Gali Lubang Tutup Lubang, OJK Minta Pinjol Cek Kemampuan Bayar Pengguna

6 hari lalu

OJK Sudah Prediksi IHSG Anjlok ke 5.000 saat Reformasi Pasar Modal, Begini Antisipasinya

7 hari lalu

OJK Buka Suara soal Rencana Satu Bank Konvensional Jadi Bank Syariah pada 2027

7 hari lalu

Respons OJK soal Wacana Bayar Gaji dan Pensiunan PNS Lewat Koperasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal