Okupansi Kecil dan Ditekan Pandemi, Begini Kondisi LRT Jakarta Gading-Velodrome

Suparjo Ramalan
LRT Jakarta rute Gading-Velodrome tampak sepi penumpang. (Foto: iNews.id/Suparjo Ramalan)

"Skema pembiayaan belum final, kita bersama-sama dengan konsultan, melakukan studi kira-kira dari aspek proyek, keuangan seperti apa itu bisa fleksibel. Nanti Jakpro diminta untuk mencari alternatif pendanaan, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini," ucapnya. 

Sebelumnya, rencana pembangunan rute LRT Velodrome Rawamangun-Dukuh Atas disebut akan dibatalkan karena dinilai terlalu terburu-buru. Penghentian rencana pembangunan tersebut didasari atas ketidakpastian pembangunan jalur MRT East-West yang belum tahu waktu dimulainya.

Iwan menepis hal itu meski belum bisa memastikan kapan dimulainya konstruksi lanjutan. Dia bilang, usai kajian dilakukan, Jakpro bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ihwal pemberian rekomendasi untuk keperluan penerbitan izin konstruksi LRT Jakarta tahap dua. 

"Setelah itu terbit baru kita pikirkan konstruksinya karena durasi pembangunan baru bisa kelihatan kalau sudah dipastikan jalur dan panjang transitnya, besar stasiun, dan lain-lain, ini masuk dalam studi kita," tutur dia. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pemprov ​DKI dan Pemkot Bekasi Perbarui Kerja Sama Bantargebang, Uang Kompensasi Rp362 Miliar

4 hari lalu

Pemprov DKI Ungkap Udara Jakarta Lebih Adem usai Modifikasi Cuaca, Polusi Menurun

5 hari lalu

CFD Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said Ditiadakan Pekan Ini, Cek Lokasi Alternatifnya

5 hari lalu

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas selama Jakarta Running Festival 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal