Optimalkan Perang Dagang AS-China, RI Diminta Tiru Vietnam untuk Genjot Ekspor

Rully Ramli
Pemerintah dinilai perlu untuk memaksimalkan peluang dari perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah dinilai perlu untuk memaksimalkan peluang dari perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China. Pasalnya, industri nasional yang berorientasi ekspor bisa mengoptimalkan perannya guna memenuhi kebutuhan produk kedua negara. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, saat ini hampir seluruh negara di dunia sudah merasakan dampak negatif dari perang dagang, di antaranya ialah melemahnya permintaan ekspor. Melemahnya permintaan ekspor ini terjadi sejalan dengan dipangkasnya proyeksi pertumbuhan ekonomi.

"Masalahnya dari sisi permintaan menurun bukan dari sisi dampak trade war langsung. Pertumbuhan ekonomi AS ada kecenderungan menurun sehingga permintaan barang ekspor. Tidak hanya ke Indonesia, tetapi dari seluruh negara, memang menurun," tuturnya, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu mengakui ada beberapa negara yang justru mengalami keuntungan dengan adanya perang dagang. Salah satunya ialah Vietnam.

Vietnam dinilai mampu mengambil peluang yang di perang dagang, dengan cara mengisi sektor pasar AS yang sebelumnya dipasok oleh China.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

Dolar AS Tembus Rp18.100, Amran: Kita Dorong Ekspor, Termasuk Sawit

57 tahun lalu

Dony Oskaria Jamin Kontrak Ekspor SDA Tetap Berjalan Meski DSI Mulai Beroperasi

57 tahun lalu

Dasco Gelar Rapat Bareng Bahlil hingga Dony Oskaria, Bahas Tata Kelola Ekspor DSI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal