Pajak Tumbuh Melambat, Sri Mulyani Melihat Sinyal Penurunan Kegiatan Ekonomi

Antara
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ist)

Mantan direktur pelaksanan Bank Dunia itu merinci, sejumlah pos penerimaan pajak tumbuh melambat. Secara umum, kata dia, pajak nonmigas tumbuh 4,1 persen, lebih rendah dari tahun lalu yang tumbuh 10,3 persen.

Jika dibedah lebih lanjut, PPh Badan tercatat Rp94,9 triliun atau tumbuh 4,9 persen. Padahal, periode yang sama tahun lalu pertumbuhannya mencapai 23,6 persen.

"PPh Badan tahun ini hanya sedikit di bawah lima persen, karena perusahaan terbuka labanya hanya tumbuh 7,12 persen pada 2018. Ini memperlihatkan korporasi tidak menikmati laba sekuat tahun sebelumnya," kata dia.

Selain itu, Sri Mulyani menyebut, kinerja pajak pertambahan nilai (PPN) juga turun. Per April 2019, realisasi PPN Rp129,9 triliun, tumbuh negatif 4,3 persen. Padahal, tahun lalu tumbuh positif 14 persen.

Namun, dia mengatakan, pertumbuhan negatif PPN lebih banyak disebabkan kebijakan untuk mempermudah restitusi pajak. Angka restitusi pajak mencapai Rp62 triliun, naik 34 persen.

"Kita memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha yang punya reputasi baik, tapi akibatnya penerimaan PPN ada pertumbuhan yang negatif," tutur dia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Beasiswa LPDP Jakarta Bergulir Tahun Depan untuk 75 Calon Mahasiswa, Pramono Segera Koordinasi dengan Kemenkeu

2 hari lalu

Menkop Pastikan Skema Gaji PNS Lewat Kopdes Merah Putih Berlaku Mulai Tahun Ini

3 hari lalu

Kemenkeu Siapkan AI untuk Pantau Kekayaan Orang Kaya secara Real-Time

5 hari lalu

Kemenkeu Siapkan Perpres Pengalihan Pengadilan Pajak ke MA, Target Selesai Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal