Pejabat Tinggi Pertamina Dipecat Jokowi, Begini Komentar Ahok

Oktiani Endarwati
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Foto: Antara/Bayu Prasetyo)

Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, industri dalam negeri sebenarnya sudah mampu dalam menyuplai kebutuhan proyek di sektor minyak dan gas (migas) baik di hulu maupun di hilir. Meski begitu, tidak semua komponen mampu dibuat di dalam negeri sehingga masih perlu adanya impor.

"Sebenarnya dengan banyaknya industri manufaktur di Indonesia, baik itu BUMN punya kemampuan untuk mendukung pembangunan kilang. Kecuali untuk barang-barang yang high technology mungkin kita bisa melakukan impor," ujarnya.

Dia melanjutkan, di sektor hulu migas juga ada kewajiban konten lokal yang harus dipenuhi ketika industri pendukung ingin melakukan tender. "Itu ada perhitungannya sendiri seperti apa. Saya kira ini salah satu upaya dari pemerintah agar industri kita bisa bersaing dengan produk dari luar. Memang ada sedikit kendala terkait harga dimana ada produk-produk dari luar yang lebih murah daripada produk dalam negeri," tuturnya. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Bisnis
9 jam lalu

Presiden Prabowo: Hilirisasi Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Nasional
13 jam lalu

Kemlu Ungkap Kabar Terbaru Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Nasional
22 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Kamis 30 April 2026 Jelang Libur Panjang

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 29 April 2026, Lengkap di Seluruh SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal