Pemerintah Kebut Masterplan Pengembangan Blok Masela, Ini Alasannya

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: Reuters)

Kemudian, persiapan masterplan ini juga meliputi aspek penguatan peran serta masyarakat lokal untuk ikut terlibat dalam pengelolaan blok migas yang terletak di perairan dekat dengan Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara Barat tersebut.

Blok Masela telah diputuskan sebagai salah satu dari 37 Prioritas dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), sebagaimana yang diatur dalam Perpres Nomor 58 Tahun 2017.  Rakor Persiapan masterplan pengembangan Blok Masela akan secara simultan dilaksanakan, sehingga segala persiapan dan kesiapan pengembangan lapangan migas yang ditargetkan dapat memproduksi gas 421 juta kaki kubik per hari (mmscfd), dan minyak 8.400 barel per hari (bopd) tersebut akan terus terpantau.

Sebab, harmonisasi perencanaan lintas sektor, baik di hulu, hilir, maupun pengembangan wilayah sekitar sangat dibutuhkan. Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan agar Blok Masela dapat menimbulkan dampak multiplier effects yang bisa langsung dirasakan masyarakat.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
24 hari lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

24 hari lalu

Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

24 hari lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

24 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal