Darmin mengatakan, setiap negara perlu mencari sumber competitiveness (daya saing). Baik itu comparative advantage (keunggulan komparatif) atau competitive advantage (keunggulan kompetitif). Hal itu dimiliki beriringan dengan terus mengembangkan keunggulan tersebut.
"Jika tidak dikembangkan maka negara tersebut mengandalkan resiko yang berpikir mau unggul di banyak bidang, namun kemudian tidak terjadi apapun," katanya
Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menerbitkan Kebijakan Pemerataan Ekonomi. Kebijakan ini bentuk dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Lewat program prioritas ini, kurikulum pendidikan ditransformasikan agar dapat sesuai antara lulusan pendidikan dan pelatihan vokasi dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).