Penerimaan Negara Tinggi, Penarikan Utang 2021 Lebih Rendah Rp310 Triliun dari Target 

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani menarik utang sepanjang 221 lebih rendah Rp310 triliun dari target dalam APBN. (Foto: Istimewa)

Perbaikan defisit ini sejalan dengan tingginya penerimaan negara yang mencapai Rp2.003,1 triliun. Jumlah itu 114,9 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp1.743,6 triliun. 

Di sisi lain, dia menjelaskan, kinerja perekonomian global mengalami penguatan pada tahun lalu, meski tertahan oleh penyebaran pandemi Covid-19 varian Delta, disrupsi di sisi suplain serta meningkatnya tekanan inflasi di sejumlah negara maju dan negara berkembang. 

Pelonggaran restriksi sosial di banyak negara juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi global. Ini tercermin pada menurunnya angka pengangguran, data PMI manufaktur yang masih ekpansif, dan meningkatnya aktivitas perdagangan dunia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Yakin Defisit APBN Tak Lebih dari 3 Persen: Harga Minyak Dunia Turun

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Terima PNBP Rp1,03 Triliun, Sebagian Berasal dari Kasus Eddy Tansil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal