Penerimaan Negara Tinggi, Penarikan Utang 2021 Lebih Rendah Rp310 Triliun dari Target 

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani menarik utang sepanjang 221 lebih rendah Rp310 triliun dari target dalam APBN. (Foto: Istimewa)

Perbaikan defisit ini sejalan dengan tingginya penerimaan negara yang mencapai Rp2.003,1 triliun. Jumlah itu 114,9 persen dari target APBN 2021 sebesar Rp1.743,6 triliun. 

Di sisi lain, dia menjelaskan, kinerja perekonomian global mengalami penguatan pada tahun lalu, meski tertahan oleh penyebaran pandemi Covid-19 varian Delta, disrupsi di sisi suplain serta meningkatnya tekanan inflasi di sejumlah negara maju dan negara berkembang. 

Pelonggaran restriksi sosial di banyak negara juga mendorong peningkatan aktivitas ekonomi global. Ini tercermin pada menurunnya angka pengangguran, data PMI manufaktur yang masih ekpansif, dan meningkatnya aktivitas perdagangan dunia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Utang Luar Negeri RI Naik jadi 453,4 Miliar Dolar AS di Kuartal II 2026, BI Ungkap Penyebabnya

6 hari lalu

Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

6 hari lalu

Target Prabowo di 2027: Tekan Kemiskinan Jadi 6 Persen, Pengangguran Turun Jadi 4,3 Persen

6 hari lalu

Prabowo Umumkan RAPBN 2027 Rp4.097 Triliun, Rupiah Dipatok Rp17.500 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal