Penjelasan Lengkap Bos PLN soal Kronologi Listrik Padam

Isna Rifka Sri Rahayu
Listrik. (Foto: ilustrasi/Ant)

Pada waktu terjadi sirkuit utara dilepas kemudian ini masuk ke jalur selatan menyebabkan goncangan sistem. Goncangan ini tidak baik, goncangan ini kalau dibiarkan maka pembangkit-pembangkit yang masih normal bisa lepas.

Oleh karena itu secara proteksi kesisteman melepaskan diri ini, putus, Tasik-Depok putus. itu Timur masih normal pembangkit sistemnya juga masih normal.

Barat lama lama turun frekuensinya turun sampai 46 kv menyebabkan pembangkit pembangkit yang terhubung secara keamanannya itu sudah melepaskan diri otomatis, karena ini perlindungan terhadap mesin-mesin pembangkit tadi ini.

SOP-nya itu kemudian lepas sehingga pada lepas, lepas, lepas kemudian terjadi pemadaman.

PLTU kalau dia terlalu lama lepas dan beroperasi maka dia harus mulai dengan cold start. Beroperasi dari cold, dingin tu lebih dari 8 jam baru bisa beroperasi normal, memproduksi uap karena di dalam sistem ada peralatan yang memproduksi uap dulu, uapnya kemudian disiapkan masuk menggerakkan turbin, turbin jadi listrik.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

PLN Gratiskan Tarif Listrik 6 Bulan untuk Huntara di Wilayah Bencana Sumatra

Nasional
29 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Buletin
30 hari lalu

Kriminalitas Menggila, Emak-Emak Disandera dan Sindikat Kabel PLN Dibekuk Polisi

Nasional
30 hari lalu

Tarif Listrik Tak Naik, Bahlil: Masih seperti yang Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal