"Ini relatif baik, karena sebagai contoh dolar AS, poundsterling Inggris, atau euro itu tingkat pemalsuannya sudah ratusan (lembar) per sejuta uang yang diedarkan," ujar Yudi.
Meski begitu, Yudi menekankan BI akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan peredaran uang palsu. Salah satu yang terus diperkenalkan kepada masyarakat adalah konsep 3D yakni dilihat, diraba, diterawang.
"(Kami) juga mendukung upaya represif untuk memberikan efek jera kepada pelaku pemalsuan uang dengan bekerjasama dengan aparat penegak hukum," ucap Yudi.