Perlu Strategi Komprehensif Atasi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Rahmat Fiansyah
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesodibjo. (Foto: Okezone)

"Lalu bagaimana juga kita mengurangi impor dan menggunakan produk dalam negeri," ucapnya.

HT melanjutkan, pemerintah perlu membentuk tim dengan menarik pabrik-pabrik di China untuk masuk ke Indonesia. Saat ini, banyak pabrik di sana yang terdampak perang dagang Amerika Serikat dan China.

"Itu banyak pabrik di China dari Taiwan, Jepang, dan lain-lain. Kita harus meng-approach mereka untuk masuk. Ini bisa menciptakan lapangan kerja karena kita mengalami bonus demografi. Kalau kita enggak menambah lapangan kerja, bahaya," ucap HT.

Industri pariwisata juga perlu didorong karena sektor ini menghasilkan devisa berulang yang cukup besar. Jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia masih kecil bila dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia.

Kemudian dalam jangka panjang, pemerintah harus memperbaiki ekonomi Indonesia yang saat ini rapuh. Kesenjangan ekonomi harus ditekan dengan mendorong kalangan bawah naik kelas, sehingga mesin pertumbuhan bertambah banyak. Keberpihakan kepada industri dalam negeri juga perlu dilakukan.

Selengkapnya berikut video wawancara iNews dengan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo:

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.828 per Dolar AS

Nasional
6 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.805 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Rupiah Sepekan Ambles 0,53 Persen, Ini Penyebabnya

Nasional
9 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp16.876 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal