Permasalahan Struktural di Sektor Riil Ancam Perekonomian Indonesia

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Foto: Okezone)

Kemudian berkurangnya tingkat penyebaran ekspor Indonesia dibandingkan sebelumnya, sekarang sudah semakin terkonsentrasi ke China. Ketergantungan ini menyebabkan Indonesia lebih rentan terhadap shock ekonomi China, terlebih pertumbuhan negara itu ke depannya diperkirakan melambat.

Selanjutnya, ketergantungan pada impor jasa transportasi yang menyebabkan neraca jasa masih terus mengalami defisit. Tantangan lain adalah pembiayaan domestik yang belum optimal sehingga masih tergantung pemasangan tinggi terhadap pembiayaan luar negeri.

Ada juga perekonomian domestik, karena selain produktivitas dan efisiensi di sektor riil atau keuangan juga bisa menyebabkan beberapa resiko perekonomian Indonesia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Purbaya: RI Jauh dari Krisis, Ekonomi Tumbuh 6 Persen Seharusnya Tak Sulit

Nasional
14 hari lalu

Strategi Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Makro
20 hari lalu

Breaking News: BI Rilis Aturan Baru Beli Dolar AS, Kini Dibatasi Maksimal 50.000 per Bulan

Nasional
20 hari lalu

BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal