Pertumbuhan Ekonomi Minus, Jokowi: Hati-Hati tapi Juga Tetap Alhamdullah

Dita Angga
Presiden Jokowi meminta seluruh pihak termasuk pemerintah daerah (pemda) mencegah resesi ekonomi. (Foto: Ist)

“Kita ingin (kuartal III) tumbuh positif tapi memang ini perlu kerja keras. Kunci ada di bulan Juli Agustus dan September supaya kita tidak masuk dalam kategori resesi ekonomi,” ujar Jokowi.

Meski minus pada kuartal II, dia menyebut Indonesia harus tetap bersyukur. Pasalnya, banyak negara di dunia yang pertumbuhan ekonominya negatif belasan persen.

“Tapi kita juga patut bersyukur meskipun kita minus 5,32 persen. Coba kita lihat Italia minus 17,3 persen, Jerman minus 11,7 persen, Perancis minus 19 persen, Amerika minus 9,5 persen Ini patut kita tetap harus alhamdulillah, harus kita syukuri itu,” ucap Presiden.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peradi Bersatu soal Praperadilan Roy Suryo: Bukti Jokowi Tak Cawe-Cawe, Jangan Bilang Hakimnya Termul

57 tahun lalu

Gugatan Praperadilan Roy Suryo Diputuskan Hari Ini di Pengadilan Jakarta Selatan

57 tahun lalu

Jokowi bakal Safari ke Jateng, PDIP: Jangan Sombong Ganti Kandang Banteng Jadi Gajah

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal