"Ikannya tidak ada lagi, bahan baku kita harus impor lagi seperti zaman dulu. Ini persoalan-persoalan yang sebenarnya kalau kita tidak mau engaging of solving the problem that's not gonna happen," kata dia.
Ia merasa sudah terus mengingatkan sejak dua tahun yang lalu baik kepada Perindo, Perinus, bahkan perusahaan BUMN. Dia menilai, bisnis harus terus bergerak dan bisa mengantisipasi hal-hal yang terjadi ke depannya.
"Ikan datang banyak Perindo dan Perinus tidak siap kapalnya untuk mengangkut. Tol laut ini tidak sampai-sampai ke tempat, ini diatur kita ini semua satu negara," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan keinginnanya untuk memperbaiki ekonomi kelautan dan perikanan dengan kebijakan-kebijakan yang telah ada dan dibuat. Namun, sampai saat ini masih banyak permasalahan yang terjadi akibat bisnis sektor maritim tidak saling terkoneksi.