PHRI: Okupansi Hotel Naik 30 Persen saat Libur Panjang

Ferdi Rantung
Pekerja membersihkan ruangan dan kamar di Hotel. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran membeberkan okupansi hotel selama libur panjang pada pekan lalu mengalami kenaik hingga 30 persen. Namun, kenaikan okupansi ini hanya terjadi di tempat tujuan wisata tertentu saja.

"Tingkat hunian hotel di beberapa destinasi wisata mengalami kenaikan rata-rata sebesar 30 persen. Ya cukup lumayan," katanya dalam Market Review IDX channel, Senin (2/11/2020)

Maulana melanjutkan, kenaikan yang terjadi pada okupansi hotel ini tidak merata ke seluruh daerah. Biasanya, jika terjadi libur panjang, seluruh tempat destinasi wisata itu melonjak pengunjungnya.

"Kalau kemarin tidak kelihatan seperti lonjakan wisatawan, hanya daerah tertentu saja," ujarnya.

Dia menilai, belum meratanya para pengunjung ke daerah tempat wisata disebabkan rasa khawatir tertular virus corona. Selain itu, daya beli masyarakat juga belum pulih.  

"Khawatir akan pandemi masih menjadi penyebab nomor satu. Kedua daya beli, penurunan itu kelihatan karena liburan ini tidak begitu bombastis," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Nyepi dan Idul Fitri 2026 Diprediksi Picu Lonjakan Hunian Hotel, Ini Penjelasannya!

57 tahun lalu

Wisatawan Libur Iduladha di Bandung Barat Capai 61.488, Okupansi Hotel Masih Rendah

57 tahun lalu

Bisnis Perhotelan Terdampak Efisiensi Anggaran Pemerintah, PHRI Jateng: 60 Persen Andalkan MICE

57 tahun lalu

PHRI Ungkap Biang Kerok Okupansi Hotel Anjlok di Momen Iduladha Meski Ada Berbagai Diskon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal