Praktik Penipuan Kutip Nama Bea Cukai Capai 283 Laporan pada Januari

Muhammad Aulia
Bea Cukai menemukan sudah ada 283 laporan penipuan sepanjang Januari 2020. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

JAKARTA, iNews.id - Praktik penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) masih kerap terjadi. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan Bea dan Cukai. 

Bea Cukai sendiri menemukan sudah ada 283 laporan penipuan sepanjang Januari 2020. Adapun modus yang paling sering digunakan adalah melalui perkenalan via media sosial.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga DJBC Kemenkeu Syarif Hidayat memaparkan, salah satu modus utama yang dilakukan adalah menawarkan barang sitaan dari bea cukai hingga pasar gelap via media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Bila korban berminat, dia akan diminta untuk mentransfer sejumlah uang ke pelaku.

Nantinya, akan ada pelaku lain yang menelepon korban dengan mengatakan barang yang mereka beli berstatus ilegal dan bahkan mengancam korban akan diamankan polisi hingga denda yang tidak sedikit. Pelaku kemudian meminta korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku supaya korban tidak ditindaklanjuti.

"Modusnya itu-itu saja, tapi yang tertipu banyak. Dia (pelaku) menawarkan barang sitaan bea cukai dengan harga murah," ujar Syarif di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Update OTT KPK di Kantor Bea Cukai: 17 Orang Ditangkap

Nasional
24 jam lalu

KPK: OTT Pejabat Bea Cukai terkait Impor Barang

Nasional
1 hari lalu

Barang Bukti OTT KPK di Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Nasional
1 hari lalu

Respons Bea Cukai soal Pejabatnya Diperiksa KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal