Presiden OPEC Prediksi Permintaan Minyak Naik Tajam Tahun Ini

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

"Kami bergerak ke lingkungan dari dampak geopolitik yang lebih rendah dan lebih banyak penggerak fundamental pasar pada harga minyak," kata presiden OPEC.

Pada 2016, negara-negara OPEC mencapai kesepakatan di Wina untuk mengurangi produksi minyak harian selama paruh pertama tahun 2017 untuk meningkatkan harga minyak dunia. Kesepakatan tersebut juga didukung oleh 11 negara non-OPEC.

Pada akhir Mei, para pihak dalam kesepakatan tersebut setuju untuk memperpanjang komitmen tersebut sampai akhir Maret 2018.

Mazrouei mengatakan, OPEC bangga dalam kesepakatan pemotongan produksi dan peran yang dimainkan dalam memastikan stabilitas pasar global.

Ketika ditanya apakah dia mengharapkan semua negara anggota OPEC dan anggota non-OPEC Rusia untuk berpegang pada kesepakatan tersebut, Mazrouei berharap komitmen pemangkasan produksi tetap berlanjut dan makin kuat.

"Arab Saudi menepati janjinya dan mengumumkan perusahaan raksasa energi milik negara yakni Saudi Aramco melantai di bursa pada tahun 2018," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

13 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Perwakilan AS-Iran Bertemu di Sela Sidang Umum PBB

15 hari lalu

BI Siapkan Jurus Stabilkan Rupiah di Tengah Gejolak Timur Tengah dan Harga Minyak

15 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai China Desak Iran Kendalikan Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal